fbpx

Klasifikasi mahluk hidup di gunakan untuk memudahkan setiap mahluk hidup di dunia ini agar mudah di teliti berdasarkan kelompok atau golongannya.di mulai dari tingkat yang paling tinggi ke tingkat yang terendah.Jika anda masih bingung berikut adalah penjelasan lengkap tentang klasifikasi mahluk hidup mulai dari Domain,Kingdom sampai yang terakhir adalah Spesies.

PENGERTIAN KLASIFIKASI MAHLUK HIDUP
Klasifikasi mahluk hidup adalah suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu. Di urutkan dari klasifikasi makhluk hidup pada tingkat tertinggi sampai tingkat yang terendah.

KLASIFIKASI MAHLUK HIDUP MENURUT PARA AHLI

  1. Domain (Daerah)
  2. Kingdom (Kerajaan)
  3. Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan)
  4. Classis (Kelas)
  5. Ordo (Bangsa)
  6. familia (Suku)
  7. Genus (Marga)
  8. Spesies (Jenis).

TUJUAN KLASIFIKASI MAHLUK HIDUP

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.

DASAR KLASIFIKASI MAHLUK HIDUP

Klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada persamaan dan perbedaan ciri yang dimiliki makhluk hidup, misalnya bentuk tubuh atau fungsi alat tubuhnya. Makhluk hidup yang memliliki ciri yang sama dikelompokkan dalam satu golongan.

CONTOH KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP ADALAH:

  1. Berdasarkan ukuran tubuhnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi pohon, perdu, dan semak.
  2. Berdasarkan lingkungan tempat hidupnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi tumbuhan yang hidup di lingkungan kering (xerofit), tumbuhan yang hidup di lingkungan air (hidrofit), dan tumbuhan yang hidup di lingkungan lembap (higrofit).
  3. Berdasarkan manfaatnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi tanaman obat-obatan, tanaman sandang, tanaman hias, tanaman pangan dan sebagainya
  4. Berdasarkan jenis makanannya. Contoh: Hewan dikelompokkan menjadi hewan pemakan daging (karnivora), hewan pemakan tumbuhan (herbivora), dan hewan pemakan hewan serta tumbuhan (omnivora).

Namun pengelompokan makhluk hidup seperti ini dianggap kurang sesuai karena dengan cara demikian dibuat berdasarkan keinginan orang yang mengelompokkannya sehingga kadang sulit untuk di pelajari oleh kebanyakan orang.

SISTEM KLASIFIKASI DOMAIN

Belakangan, sistem Kingdom sempat dianggap basi, sehingga dibentuk sistem baru yang menambah urutan dan memiliki lebih sedikit jenis, yaitu Domain. Ada tiga jenis Domain, yaitu:

  1. Archaea (dari Archaebacteria)
  2. Bacteria(dari Eubacteria)
  3. Eukariota (termasuk fungi, hewan, tumbuhan, dan protista)

SISTEM KLASIFIKASI ENAM KINGDOM (MENURUT WOESE TAHUN 1977)

Semula para ahli hanya mengelompokkan makhluk hidup menjadi 2 kerajaan, yaitu kerajaan tumbuhan dan kerajaan hewan. Dasar para ahli mengelompokkan makhluk hidup menjadi 2 kerajaan :

Kenyataan bahwa sel kelompok tumbuhan memiliki dinding sel yang tersusun dari selulosa.

Tumbuhan memiliki klorofil sehingga dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis dan tidak dapat berpindah tempat sedangkan hewan tidak memiliki dinding sel, tidak bisa membuat makanannya sendiri, dan umumnya dapat berpindah tempat.

Namun ada tumbuhan yang tidak dapat membuat makanannya sendiri, yaitu jamur (fungi). Berarti, tumbuhan berbeda dengan jamur maka para ahli taksonomi kemudian mengelompokkan makhluk hidup menjadi tiga kelompok, yaitu

  1. Plantae (tumbuhan)
  2. Fungi (jamur)
  3. Animalia (hewan).

Setelah para ahli mengetahui struktur sel secara pasti, makhluk hidup dikelompokkan menjadi empat kerajaan, yaitu

  1. Prokariot
  2. Fungi
  3. Plantae
  4. Animalia

Pengelompokan ini berdasarkan ada tidaknya membran inti sel. Sel yang memiliki membran inti disebut sel eukariotik, sel yang tidak memiliki membran inti disebut sel prokariotik.

Pada tahun 1969 Robert H. Whittaker mengelompokkan makhluk hidup menjadi lima kingdom, yaitu

  1. Monera
  2. Protista
  3. Fungi
  4. Plantae
  5. Animalia

Pengelompokan ini berdasarkan pada susunan sel, cara makhluk hidup memenuhi makanannya, dan tingkatan makhluk hidup.Kemudian sistem ini diubah dengan dipecahnya kingdom monera menjadi kingdom Eubacteria dan Archaebacteria.

PENJELASAN SISTEM KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP ENAM KINGDOM:
KINGDOM EUBACTERIA

Para makhluk hidup di Kingdom Eubacteria berupa makhluk hidup sel tunggal (uniseluler). Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Eubacteria memiliki sel prokariotik (sel sederhana yang tidak mempunyai kapsul sebagai lapisan terluarnya dan dinding sel didalamnya). Eubacteria juga dikenal dengan istilah bakteri. Organisme yang dikelompokkan ke dalam kingdom ini memiliki peptidoglikan di dalam dinding sel mereka.

KINGDOM ARCHAEBACTERIA

Pada tahun 1977 seorang mikrobiolog bernama Carl Woese dan peneliti lain dari University of Illinois menemukan suatu kelompok bakteri yang memiliki ciri unik dan berbeda dari anggota kingdom Monera lainnya. Kelompok tersebut dinamakan Archaebacteria. Archaebacteria lebih mendekati makhluk hidup eukariota dibandingkan bakteri lain yang merupakan prokariota.

Hal itu menyebabkan sistem klasifikasi 6 kingdom pemisah kingdom Archaebacteria dari anggota kingdom Monera lain yang disebut Eubacteria. Namun hingga sekarang yang diakui sebagai sistem klasifikasi standar adalah sistem lima kingdom yang ditemukan oleh Whittaker.

Makhluk hidup di kingdom Archaebacteria tidak jauh berbeda dengan yang ada di kingdom Eubacteria karena mereka dulunya satu kingdom. Namun Archaebacteria umumnya tahan di lingkungan yang lebih ekstrem.

KINGDOM PROTISTA

Makhluk hidup yang ada dalam kerajaan Protista memiliki sel eukariotik. Protista memiliki tubuh yang tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista umumnya memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari Protista menyerupai tumbuhan (ganggang atau Protophyta), Protista menyerupai jamur, dan Protista menyerupai hewan (Protozoa, Protos: pertama, zoa: hewan).

Protozoa mempunyai klasifikasi berdasarkan sistem alat geraknya, yaitu Flagellata/Mastigophora (bulu cambuk, contoh Euglena, Volvox, Noctiluca, Trypanosoma, dan Trichomonas), Cilliata/ Infusiora (rambut getar, contoh Paramaecium), Rhizopoda/ Sarcodina (kaki semu, contoh Amoeba), dan Sporozoa (tidak mempunyai alat gerak, contoh Plasmodium). Ganggang dikelompokkan berdasarkan pigmen / jenis chlorophyl, yaitu Chrolophyta (warn; hijau), Euglenoid, Chrysophyta (warna; keemasan/kuning), Rhodophyta (warna; merah), Phaeophyta (warna; coklat), dan Phyropyta (warna; api).

KINGDOM FUNGI (JAMUR)

Fungi memiliki sel eukariotik. Fungi tidak bisa membuat makanan sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycota). Beberapa kelompok kelas antara lain:

a. kelas Myxomycetes (jamur lendes) contohnya Physarum policephalius.

b. kelas Phycomycetes (jamur ganggang) contoh nya jamur tempe (Rhizopus oryzae, mucor mue)dan spesies jamur lainnya

KINGDOM PLANTAE

Tumbuhan terdiri dari tumbuhan lumut (Bryophyta), tumbuhan paku (Pteridophyta), tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae), dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).

Tumbuhan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya terdiri dari banyak sel yang berdiferensiasi membentuk jaringan. Tumbuhan memiliki kloroplas sehingga dapat membuat makanannya sendiri (bersifat autotrof).

KINGDOM ANIMALIA

Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata/avertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata).

SISTEM KLASIFIKASI 6 KINGDOM

Pada tahun 2004, seorang ilmuwan, Thomas Cavalier-Smith mengklasifikasikan makhluk hidup menjadi 6 Kingdom, namun dengan memisahkan Eukaryota dari Protista yang bersifat autotrof menjadi Kingdom baru, yaitu Chromista.

6 Kingdom menurut Klasifikasi Cavalier-Smith, yaitu:

  1. Bacteria
  2. Protozoa
  3. Chromista
  4. Fungi
  5. Plantae
  6. Animalia

Baiklah cukup sekian pengertian sistem klasifikasi mahluk hidup yang saya ambil dari wikipedia. Semoga anda mengerti maksud dari uraian di atas. Yang terpenting ambil point pointnya saja jika anda membaca semua akan tambah pusing. Jangan lupa baca juga Ciri ciri mahluk hidup dan metamorfosis belalang.

Walaupun sekarang Indonesia sedang berusaha mengadaptasikan klasifikasi Domain, namun klasifikasi menurut ketentuan terakhir (yang terbaru) adalah klasifikasi Cavalier-Smith ini. Sumber referensi Wikipedia

Klasifikasi Mahluk Hidup Pengertian Dan Contohnya
Tagged on:     
Sudah dulu ya sedikit ulasan / gambaran umum saja dari Klasifikasi Mahluk Hidup Pengertian Dan Contohnya dan semoga bermanfaat, jangan lupa like and share.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *